sajikan-kisah-klasik-di-masa-modern-ini-cerita-penulis-naskah-musikal-nurbaya-1

Sajikan Kisah Klasik di Kala Modern, Ini Cerita Setia Naskah Musikal Nurbaya

Suara. com – Menampilkan kisah klasik di kala modern seperti saat tersebut bukan perkara gampang. Setidaknya, itulah yang dirasakan oleh tim produksi drama musikal Nurbaya.

Ya, Galeri Indonesia Kaya menghadirkan drama serial berjudul Nurbaya, sebuah karya musikal yang menyajikan kembali novel Siti Nurbaya karya Marah Rusli.

Chriskevin Adefrid, penulis naskah drama musikal Nurbaya, menuturkan bagaimana proses adaptasi tersebut diambil dari karya Huruf Indonesia yang tak lekang dimakan zaman.

“Sebenarnya susunan Marah Rusli dari Siti Nurbaya ini, jauh bertambah besar dari gadis udi. Jadi tantangannya dari bidang zaman beda ya, situasi sosialnya juga beda, kesimpulannya tim kreator diskusi untuk adaptasi yang relatable secara audiens, ” ungkapnya Konvensi Pers Drama Nurbaya Indonesia Kaya, Selasa (28/6/2021).

Baca Selalu: Drama Musikal Nurbaya Hadir Secara Maya

Proses penulisan pelaku Nurbaya, kata Chriskevin, melewati beberapa fase. Yang mula-mula novel yang diambil sebab unsur premis, karakter, dan dramanya. Lalu adaptasi cerita dengan lebih modern.

Selain itu, proses penulisan skenario ini dibantu oleh awak penulis, sehingga pembuatan drama musikal ini merupakan hasil kolaborasi.

“Sebenarnya lebih dengan jalan apa membuat satu karya tanpa membuang elemen yang asli, dan kedua kolaborasi. Tersebut selalu menjadi bagian sampai karya ini terwujud, ” jelas Chriskevin.

Chriskevin yakin jika buatan karya adaptasi ini bagaikan melihat Siti Nurbaya melalui hikayat lama. Dengan mengganti konteks dan ruang yang berbeda.

“Ada hal gres dan juga hal yang lama, jadi aku nggak mau spoiler tentang bersambungan Nurbaya. Dan nantikan selalu saat nonton, nanti bakalan kelihatan feel nya, ” pungkasnya.

Baca Juga: Ada Lomba Pembacaan Naskah Pidato Soekarno, Total Uang lelah Rp 15 Juta

About the author