pria-ini-punya-cara-unik-ungkapkan-perasaan-surat-cinta-ditempel-dekat-sawah-1

Pria Ini Punya Cara Istimewa Ungkapkan Perasaan, Surat Cinta Ditempel Dekat Sawah

Bahana. com – Setiap orang memiliki cara mereka sendiri-sendiri untuk mengungkapkan perasaan cinta. Selain melakukannya secara langsung, ada pula yang memilih untuk menyusun surat.

Salah satu model adalah aksi unik adam satu ini. Surat cinta yang ditulis oleh pria asal Banyumas tersebut kini viral di media baik.

Lewat unggahan Instagram, akun @purwokertoonline terang membagikan foto surat cinta milik seorang pria. Uniknya, surat itu ditempel di tepi sawah.

Deretan tulisan cinta tersebut bisa ditemukan di kawasan Desa Pajerukan, Kalibagor, Banyumas. Di kian, tampak jika pria ini mengungkapkan perasaan pada seseorang bernama Nita.

Baca Juga: Kaki Diperban Sambil Gendong Anak, Perjuangan Ibu Jadi Driver Ojol Ini Pilu

To: Nita. Ya sorry Nit, aku terpaksa nulis di sini. Tapi aku faktual nggak enak dan nnggak ingin seperti ini, tapi gimana lagi. Aku rusak nggak bisa lagi merapikan perasaanku ke kamu & aku nggak mau bongak, modus, dan main-main ataupun lip service , ” tulis salah satu tulisan.

Viral Pria Bikin Surat Cinta, Ditempel di Tepi Sawah (instagram. com/purwokertoonline)

To: Nita. Aku tahu aku nggak bisa melupakanmu dan saya juga nggak bisa tetap begini karena aku pula nggak mau kau hati atau jengkel ke saya. Ya sorry ya Nit, dan aku minta maaf karena perasaanku nggak bisa dibohongi.

Aku cinta, kerap, dan sayang ke awak Nit. Gimana lagi beta cinta ke kamu. I love you , ” tambahnya di surat lain.

Pada surat lain, pria ini serupa menulis bahwa ia tak ingin mempermalukan wanita bertanda Nita tersebut di pendahuluan umum.

Sebaliknya, pria tersebut mengaku sudah terlanjur jatuh cinta dan ingin melaksanakan hubungan serius. Namun, ia juga menyebut bahwa jiwa wanita malah mencintai karakter lain.

Baca Juga: Nyesek! Sudah Menabung Bergandengan, Pacar Wanita Ini Bahkan Nikahi Gadis Pilihan Orangtua

Tak hanya utama atau dua, pria itu tampak menempelkan beberapa tulisan sekaligus di dinding sembiran sawah. Bahkan, ada surat yang sudah pudar had sobek.

About the author