canggih-toilet-di-jepang-bisa-ukur-tingkat-kelelahan-penggunanya-2

Pelik, Toilet di Jepang Bisa Ukur Tingkat Kelelahan Penggunanya

Suara. com – Berkendara jarak jauh memang melelahkan. Itu sebabnya, penting bagi kita untuk beristirahat setiap dua tanda sekali ketika berkendara senggang jauh. Tapi sayangnya, tak selalu mudah untuk menghargai seberapa lelah tubuh kita sebenarnya. Kalau sudah begitu, yang perlu Anda kerjakan hanyalah pergi ke ruang.

Kenapa toilet? Ya, itu karena toilet di Jepang, terutama di rest kawasan, memiliki toilet canggih yang bisa mengukur tingkat kelelahan penggunanya.

Dilansir dari Soranews 24, rest area di Jepang tak sekadar tempat beristirahat para pengemudi, tetapi sering kala dilengkapi dengan aneka kios makanan enak, kios tanda mata, dan terkadang fasilitas ekstra yang unik seperti jentera ria dan pemandian cairan panas atau onsen.

Serta salah satu rest daerah di Ebina, kini menyediakan toilet yang tidak normal. Di salah satu pintu toilet, terdapat tanda muda bertuliskan “Pengukur Kelelahan”.

Baca Serupa: Viral! Bentuk Sederhana Presiden Jokowi, Numpang Toilet di Rumah Warga

Toilet di Jepang Bisa Ukur Tingkat Kelelahan. (Soranews24)

Saat Kamu melangkah ke dalam kamar toilet, Anda akan tahu layar digital dengan benjol di sisi kanan buat mengontrol bidet dan pandangan air mengalir yang memendam suara Anda saat cukup buang air. Di sisi kiri panel ada tulisan “Pengukur Kelelahan” dengan warna biru, dengan berbagai pilihan bahasa di bawahnya.

Sebelummenggunakan sistem pengukur kelelahan ini, akan muncul pernyataan pada layar yang memberi cakap Anda bahwa perlu waktu sekitar 60 detik untuk mengukur tingkat kelelahan Anda.

Kemudian yang harus Anda lakukan adalah memilih klan usia Anda, serta menanggapi pertanyaan “Apakah kamu merasa lelah? ” dengan 3 pilihan, yaitu “Tidak lelah”, “Agak Lelah”, atau “Lelah”.

Toilet di Jepang Bisa Ukur Tingkat Kelelahan. (Soranews24)

Sesudah itu, Anda bisa mulai menekan tombol “start”, dan mengikuti instruksi untuk bersantai saat pengukuran dilakukan. Era pengukuran dimulai, panel menjadi hidup dengan banyak bukti. Informasi di layar membaca:
Dalam keadaan lelah, ketegangan pola saraf simpatis meningkat serta aktivitas sistem saraf parasimpatis menurun, jadi toilet itu mengukur fluktuasi detak dalaman dan menganalisis sistem saraf otonom . ”

Sesudah menunggu, muncul pemberitahuan di layar bahwa pengemudi harus istirahat 10-20 menit di setiap dua jam saat mengemudi, dan menyarankan mereka memakai rest area atau tempat parkir untuk beristirahat.

Baca Serupa: Kisah Tabib di Jepang yang Tidak Bisa Pensiun Meski Dewasa 88 Tahun

Sesudah 60 detik berlalu, hasil pengukuran kelelahan pun keluar. Jika Anda tidak ngerasa begitu lelah, hasilnya akan tertulis “Kamu tidak merasa lelah. Pengukuran kelelahan Kamu adalah ‘agak lelah'”.

About the author