Pada Tengah Gelombang Protes, Thailand Izinkan Turis China Berkunjung

Pada Tengah Gelombang Protes, Thailand Izinkan Turis China Berkunjung

Suara. com – Gelombang protes terhadap kerajaan & pemerintah di Thailand masih berlangsung hingga hari ini, Rabu (21/10/2020).

Meski begitu, otoritas Pariwisata Thailand (TAT) menyampaikan rombongan pertama turis China yang terdiri dari 41 karakter telah tiba di Bandara Global Suvarnabhumi Bangkok dari Shanghai pada Selasa (20/10) sore.

Yutthasak Supasorn, Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand menyampaikan gelombang kedua turis China yang terdiri lantaran sekitar 100 orang dari provinsi Guangdong juga akan tiba di dalam 26 Oktober.

Yutthasak mengatakan tidak bakal ada upacara penyambutan bagi wisatawan China.

Baca Pula: Demo di Thailand Masuk Hari Ke-6, Massa Pusing Lagu K-Pop Girls’ Generation

Itu akan menjalani pemeriksaan Covid-19 pada saat kedatangan.

Menurut Yutthasak, para turis China itu akan diisolasi selama 14 hari sebelum dapat melakukan penjelajahan ke tempat lain.

“Mereka akan diminta untuk memasang aplikasi pelacakan di ponsel pintar mereka, ” cakap Yutthasak.

Semasa di karantina, wisatawan China itu juga harus menjalani tes swab pertama pada hari ke-3 maka ke-5 setelah kedatangan, dan tes kedua akan dilakukan pada keadaan ke-11 hingga ke-14.

Yutthasak meyakini pertentangan politik yang terjadi saat ini tidak akan berdampak serius bagi wisatawan asing karena protes sejauh ini berlangsung damai.

Baca Juga: Muncul Rasa di Thailand Memasuki Hari Keenam, Apa yang Sebenarnya Berlaku?

About the author