jadi-sumber-karbohidrat-hingga-protein-nabati-ini-5-pangan-lokal-nusa-tenggara-timur-2

Oleh sebab itu Sumber Karbohidrat Hingga Zat putih telur Nabati, Ini 5 Pangan Lokal Nusa Tenggara Timur

Suara. com – Sumber pangan dalam kawasan timur Indonesia sangatlah berlimpah. Pola konsumsi pangan lokal menjadi tradisi yang turun-temurun, baik untuk sumber karbohidrat, protein nabati, had protein hewani darat serta laut. Salah satunya pada Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana pangan lokal yang tersedia di zona dikelola secara arif serta tetap bergizi.

Namun sayangnya, menurut Renata Puji Sumedi Hanggarawati, Agroecosystem Program Manager dari Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), seiring kelanjutan teknologi dan modernisasi, kebiasaan baik mengonsumsi pangan lokal kian meluntur, termasuk modifikasi ke pola konsumsi instan.

“Kita perlu meyakinkan bahwa sumber bertabur lokal mereka sangat bergizi dan mengajak mereka untuk kembali mengonsumsinya. Dengan serupa itu, para petani akan langsung menanamnya. Selain bisa dimakan sendiri, petani juga bisa mendapatkan nilai ekonomi saat menjual hasil panen. Jenis tanamannya disesuaikan dengan daya yang dimiliki masing-masing kawasan dan terbukti adaptif. Tak dipaksa harus menanam flora tertentu yang diperkenalkan sebab luar, ” kata Puji.

Bicara soal bahan pangan lokal, #IndonesiaBikinBangga karena jenisnya memang sangat banyak. Di setiap daerah punya bahan bertabur yang khas dan unik. Khusus untuk kuliner Nusa Tenggara Timur, inilah 5 bahan pangan lokal yang bisa ditemui di sana.

Menyuarakan Juga: Menawan! Pesta Rakyat di Stockholm Sajikan Kesenian Hingga Kuliner Asli Indonesia

Sumber Karbohidrat:

Sorgum
Beberapa tahun belakangan ini, sorgum sedang naik daun pokok kandungannya yang bebas gluten, sehingga bisa menjadi solusi bagi anak berkebutuhan khusus.

Ade Putri, seorang culinary storyteller, mengaku sudah mengonsumsi sorgum selama sekitar 3 tahun. Karena tidak hobi baking, maka ia memakai sorgum sebagai pengganti terbengkalai.

Sorgum, pangan lokal NTT sebagai sumber karbohidrat. (Dok. KEHATI)

“Tekstur dan rasanya tidak berbeda jauh dibandingkan nasi dari beras. Cara dan lama memasaknya pun sama, mampu juga dengan rice cooker. Hanya takaran airnya selalu yang sedikit berbeda, tapi saran takaran air lazimnya dicantumkan pada kemasan. Hamba pernah membuat kreasi bubur manado dari sorgum. Enak banget! Belum lama tersebut aku juga baru memeriksa membuat pancake dari serbuk sorgum, ” kata Ade, sambil menyebutkan bahwa buatan sorgum kini lazim didapat di toko bahan sasaran sehat.

Ade juga suka mencampur-campur bahan. Terinspirasi dibanding masakan internasional yang gemar menambahkan biji-bijian, seperti barley, ia terkadang mencampur beras dan sorgum.
“Dan, orang pikir dengan ia makan itu merupakan barley, padahal sorgum. Bagusnya lagi, sorgum juga adalah sumber pangan tinggi protein. Orang yang harus mengonsumsi plant base food bisa mendapatkan protein dan karbohidrat sekaligus dari sorgum, ” kata Ade.

Baca Juga: Homemade, Resep Tteokbokki dengan Gochujang maupun Tanpa Gochujang

Pohon Sorgum. (Dok. KEHATI)

Menghargai bercerita, di NTT ada sangat banyak varian sorgum yang kaya serat dan muncul subur di lahan kering. Dilihat dari warna benar beragam, ada warna putih, cokelat, kuning, merah, abang marun, hingga hitam. Semacam juga padi, ada sorgum yang pera, pulen, dan ada yang mirip ketan.

About the author