Jangap Pernah Gunakan 7 Benda Ini Sebagai Pelumas Saat Berhubungan Mendalam

–>

Suara. com – Menggunakan pelumas saat melakukan hubungan intim menjadi salah utama hal penting untuk diperhatikan. Secara pelumas, bisa lebih mengurangi perangsangan saat melakukan penetrasi.

Tapi, banyak karakter kerap menggunakan sejumlah benda yang dijadikan pelumas. Meski demiikian, kaya dilansir dari Healthshot, Dr. Surabhi Siddhartha, menyarankan untuk tidak memakai sejumlah benda sebagai pelumas.

Hal itu justru bakal menimbulkan masalah sesuai alergi, ruam, kemerahan, dan penuh masalah medis lainnya. Lantas, barang apa saja yang mestinya dihindari? Beserta daftarnya:

1. Baby Oil

Ilustrasi baby oil. (Shutterstock)
Ilustrasi baby oil. (Shutterstock)

Ini adalah salah satu pengganti pelumas dengan paling umum digunakan tetapi sayangnya, itu tidak aman sama seluruhnya karena dapat memberi Anda infeksi jamur. “Minyak bayi memiliki minyak wangi dan pengawet yang dapat berlaku sebagai alergen. Jadi, saya akan mengatakan bahwa Anda harus menghindarinya, ”jelasnya.

2. Petroleum jelly
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Obstetrics and Gynecology, mereka telah mengklarifikasi bahwa wanita yang menggunakan petroleum jelly di bagian intim mereka mempunyai lebih banyak peluang untuk memperoleh vaginosis.

3. Ludah
Ludah merupakan salah satu hal paling sering digunakan dan barangkali ditemukan sebagai ganti pelumas saat tengah berhubungan seks. Namun sayangnya, ada banyak bakteri yang ada di air liur Anda dan ada sangat mungkin terkena infeksi. “Anda kemungkinan besar menderita kandidiasis, ” kata Dr. Siddhartha.

About the author