daftar-zat-kimia-di-kosmetik-yang-harus-diwaspadai-perempuan-versi-dokter-zaidul-akbar-1

Jadwal Zat Kimia di Kosmetik yang Harus Diwaspadai Rani Versi Dokter Zaidul Akbar

Suara. com – Kosmetik atau makeup memang jadi andalan kelompok perempuan saat ini, namun Dokter Zaidul Akbar menunjukkan untuk waspada pada perut endokrin diruptor pada komestik.

Menurut dr. Zaidul Akbar kandungan ini bisa menjadikan ketidak seimbangan hormon tubuh yang bisa menganggu kesuburan dan menyebabkan kanker.

Endokrin diruptor atau penganggu endroktrin adalah sekelompok zat kimia penganggu yang bisa menganggu berbagai hormon, baik itu kualitas sperma, sel telur dan embrio.

“Ini berarti apa yang Anda pakai, maka Anda sedang memasukkan bahan-bahan yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam badan Anda dari kosmetik, ” ujarnya dalam terusan YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Jumat (20/8/2021).

Baca Pula: Mengantuk Sesudah Makan? Dokter Zaidul Akbar Ungkap Penyebab dan Jalan Mengatasinya

Ilustrasi kosmetik bekas. (Pexels/Skitterphoto)

Itulah kenapa sekelompok zat kimia ini bisa menganggu kesuburan, karena memiliki sifat meniru hormon, khususnya hormon estrogen. Alhasil, karena banyak peniru, kinerja hormon dalam tubuh jadi kacau.

Sedangkan hormon estrogen punya banyak posisi salah satunya mempertahankan kekuatan rahim, dan merangsang keluarnya air susu ibu (ASI) saat bayi dilahirkan.

Mengambil situs National Institute of Environmental Health Sciences (NIHS), beberpa senyawa kimia umum yang termasuk dalam endokrin disruptor di antaranya sebagai berikut:

  • Bisphenol A (BPA), sering digunakan untuk membuat plastik polikarbonat dan resin epoksi, yang ditemukan di penuh produk plastik termasuk medan penyimpanan makanan.
  • Dioksin, biasa diproduksi jadi produk sampingan dalam produksi herbisida dan pemutihan kertas, tidak jarang dikeluarkan saat jalan pembakaran sampah dan kebakaran hutan.
  • Perklorat, yaitu produk kimia yang dihasilkan dari industri kedirgantaraan, senjata, dan farmasi dengan ditemukan dalam air minum dan kembang api.
  • Perfluoroalkyl dan Polyfluoroalkyl Substances (PFAS), digunakan dengan luas dalam aplikasi industri, seperti busa pemadam kebakaran dan wajan anti akur, kertas, dan pelapis kain.
  • Phthalates, target kimia yang digunakan buat membuat plastik lebih fleksibel, mereka juga ditemukan pada beberapa kemasan makanan, kosmetik, mainan anak-anak, dan logistik medis.
  • Fitoestrogen, adalah sejenis zat natural pada tanaman yang mempunyai aktivitas seperti hormon, sesuai genistein dan daidzein yang ada dalam produk kedelai, seperti tahu atau susu kedelai.
  • Polybrominated diphenyl ether (PBDE), ialah senyawa yang digunakan buat membuat penghambat api untuk produk famili seperti busa furnitur dan karpet.
  • Polychlorinated biphenyls (PCB), zat yang digunakan untuk membuat peralatan listrik semacam transformer, dan dalam cairan hidrolik, cairan perpindahan radang, pelumas, dan plasticizer.
  • Triclosan, jadi objek kimia dapat ditemukan pada beberapa produk anti-mikroba & perawatan pribadi, seperti sabun mandi cair.

About the author