Hawa Ini Temukan Cara Unik Biar Anak Tak Dengar Saat Bercinta

Hawa Ini Temukan Cara Unik Biar Anak Tak Dengar Saat Bercinta

–>

Suara. com – Bagi pasangan yang sedang tidur dengan si kecil tentu akan kesulitan saat ingin melakukan hubungan seksual, terlebih saat mendesah.

Itu tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pasangan, agar anak tidak terbangun saat tengah bercinta di atas ranjang,

Tapi tanpa rasa bimbang, seorang wanita telah berbagi trik praktis yang mencegah anak-anaknya mendegar suara desahan atau erangan masa berhubungan seks.

Ilustrasi Hawa Ini Temukan Cara Unik Supaya Anak Tak Dengar Saat Bercinta (shutterstock)

Menyusun di Facebook di grup Kmart Hacks & Decor, ibu tersebut mengungkapkan bagaimana dia menggunakan bahan seharga Rp30 ribu untuk mencegah sandaran kepalanya terbentur ke penghalang saat berhubungan seks.

DIlansir dari Daily Star, ternyata yang dibutuhkan ialah pembatas kolam renang untuk menghilangkan suara berderit di malam hari saat berhubungan seks.

Membaca Juga: Pakai Kondom Saat Bercinta di Masa Pandemi Covid-19 Punya Banyak Manfaat

Perempuan pintar itu mulai dengan membantai pembatas kolam renang menjadi potongan-potongan agar pas di bagian akan kepala kayu kayunya.

Dia mengaku mendapat ide itu setelah remaja di rumahnya mengeluh bahwa mereka telah mendengar “suara-suara di malam hari”.

Anggota lain dari grup Facebook sama-sama tercengang dengan trik sederhana wanita tersebut, dengan satu mencapnya sebagai “Terobosan terbaik yang pernah ada”.

Baca Juga: Kerap Bikin Malu, Ini Keterangan Kenapa Orang Tiba-tiba Kentut Era Bercinta

Lain menambahkan: “Ugh, wadah tidur saya berisik ketika saya melompat di atasnya juga! Retasan hebat. ”

Tetapi tidak semua orang terkesan karena beberapa orang menunjukkan bahwa sebenarnya ada solusi yang lebih sederhana yang tidak melibatkan uang.

Salah satu menyarankan, ”Mengapa tidak memindahkan tempat tidur selalu dari dinding? Sheesh. ”

Dan yang kedua setuju, menambahkan: “Ranjang saya memiliki ruang antara kepala serta dinding karena alasan ini. ”

About the author