disembunyikan-pakai-sambal-wujud-asli-ayam-bakar-ini-bikin-publik-ikutan-syok-1

Disembunyikan Pakai Sambal, Wujud Sah Ayam Bakar Ini Bikin Publik Ikutan Syok

Pandangan. com – Ayam Bakar menjadi salah satu makanan yang cukup digemari oleh berbagai kalangan. Biasanya makanan ini paling nikmat jika disantap dengan nasi putih hangat dan juga sambal.

Bicara soal ayam bakar, belum lama tersebut salah seorang warganet membagikan pengalamannya usai mendapatkan terbengkalai kotak yang entah sebab mana asalnya.

Ketika kotak dibuka, awalnya warganet tersebut tak merasakan kejanggalan. Namun ternyata penampakan dari ayam bakar yang ada di dalam terbengkalai kotak tersebut sukses melaksanakan dirinya sedikit kaget.

“Ini baru ayam bakar fess, “tulis sender melalui akun Twitter @FFOODFESS.

Baca Juga: Netizen Sebut Bima Arya Like Foto Cewek Seksi, Publik: Kok Dihapus, Malu ya?

Disembunyikan Pakai Sambal, Wujud Asli Ayam Bakar Ini Bikin Publik Ikutan Syok. (Twitter/@FFOODFESS)
Disembunyikan Pakai Sambal, Wujud Asli Ayam Bakar Ini Bikin Publik Ikutan Syok. (Twitter/@FFOODFESS)

Benar saja, wujud dari ayam bakar dengan didapatk oleh warganet tadi sukses membuat publik mengikuti terkejut.

Pasalnya, ayam mengobarkan yang ada di dalam bungkus tersebut penampakannya lulus tak biasa.

Ayam bakar itu berwarna hitam legam, namun seakan disembunyikan pada balik baluran sambal.

Tentu saja lalu tidak sedikit warganet dengan ikut kaget dan memberikan berbagai tanggapan melalui tulisan komentar.

“Manipulasi ayam betok dengan baluran sambal, “sebut salah seorang warganet.

Baca Pula: 6 Rencana Kocak Warganet Usai Dibius Pasca Operasi, Bikin Auto Malu

“Itu dibakar pakai api neraka sungguh kak? “tanya salah seorang warganet.

“Ngakak ya bukan ayam bakar charcoal, “timpal warganet lainnya.

Sampai dengan artikel ini ditulis, memotret penampakan ayam bakar gosong disembunyikan pakai sambal itu telah viral dan memperoleh seribu lebih likes dibanding warganet.

Wah, apakah kalian juga pernah mengalami kejadian serupa saat mendapatkan nasi kotak?

About the author